ESTETIKA BATIK SOLO

batik di indonesia

ESTETIKA BATIK SOLO

Motif batik kaya akan nilai estetika atau keindahan. Nilai estetika batik ditunjukkan secara fisik melalui motif yang mengambil objek alam sebagai ide dasarnya. Kemudian, dikembangkan dengan pewarnaan yang kaya akan nilai.

  1. Nilai Estetika pada Batik Surakarta

Batik bila dipakai memiliki kesan khas bagi pemakainya. Di samping memberi kesan indah, batik memberi kesan kelembutan dan kesan berwibawa bagi pemakainya. Kesan ini dapat kita lihat karena pada motif batik terdapat nilai keindahan yang luar biasa. Nilai keindahan yang ada pada batik itulah yang sering disebut nilai estetika. Nilai estetika batik dapat kita lihat dari berbagai aspek, antara lain unsur/elemen motif batik, prinsip penggabungan unsur, dan nilai simbolik batik.

  1. Unsur Motif Batik

Motif batik terdiri atas beberapa unsur. Unsur-unsur itu dikomposisi menjadi suatu paduan motif yang memiliki nilai estetika. Unsur-unsur pada motif batik tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Ornamen Pokok

Ornamen pokok melukiskan kehidupan flora-fauna yang dibuat secara sempurna dan tegas. Ornamen pokok dalam motif batik dapat berupa :

  1. meru yang melambangkan gunung atau tanah yang disebut bumi;

  2. pohon hayat atau tumbuhan yang melambangkan dunia tengah;

  3. garuda yang melambangkan matahari atau tata surya;

  4. burung yang melambangkan dunia atas;

  5. candi atau perahu (bangunan) yang melambangkan keramat;

  6. lidah api yang melambangkan api;

  7. naga yang melambangkan air;

  8. binatang yang melambangkan keperkasaan dan kesaktian;

  9. kupu-kupu.

  1. Ornamen Pengisi

Ornamen pengisi adalah ornamen yang berfungsi sebagai pengisi bidang untuk memperindah motif secara keseluruhan. Ornamen pengisi dibuat sangat terpadu dengan memperhatikan ornamen pokok. Ornamen ini bentuknya lebih kecil dan lebih sederhana. Pada ornamen pengisi terdapat beberapa macam bentuk, yaitu bentuk burung, binatang sederhana, tumbuhan (kuncup, daun, bunga, atau lung-lungan).

  1. Isen-lsen

Isen-isen merupakan corak tambahan yang terletak dalam ornamen pokok dan ornamen pengisi. Bentuk isen-isen lebih kecil dan rumit, serta jumlahnya relatif banyak. Macam-macam isen-isen, antara lain cecek (cecekpitu, cecek sawut, cecek sawut daun), sisik melik, herangan, sisik, gringsing, sawut, galaran, rambutan atau rawan, sirapan, dan cacah gori.

Unsur-unsur batik inilah yang membentuk keindahan motif batik. Keindahan motif batik juga didukung oleh unsur seni yang lain, antara lain garis, warna, bidang, dan tekstur. Herbert Read menyatakan bahwa indah berarti adanya susunan yang menyenangkan dan mengakibatkan adanya kelancaran pandangan bagi yang melihatnya. Ketika kita melihat suatu batik maka kriteria ini ada di dalamnya. Unsur batik sangat terlihat harmonis, terpadu, dan elok bila dipandang. Ciri umum keindahan adalah bila suatu karya batik kita lihat maka terjadi kelancaran pandangan. Tidak terdapat suatu ganjalan atau sesuatu yang keluar dari keseimbangan atau irama/ritme.

  1. Prinsip Penggabungan Unsur Batik

Nilai estetika batik terlihat dari penggabungan unsur-unsur yang membentuk motif batik. Paduan motif terlihat memiliki nilai estetika tinggi karena motif batik memperhatikan prinsip penggabungan unsur dalam teori seni rupa. Prinsip penggabungan unsur pada motif batik terlihat dari beberapa hal sebagai berikut.

  1. Komposisi

Komposisi adalah susunan dari unsur-unsur batik, yaitu ornamen pokok, ornamen pengisi, dan isen-isen. Ketiga unsur itu terpadu secara bagus dengan memperhatikan prinsip keseimbangan dan masing-masing bagian dibuat secara terpadu dan saling melengkapi. Komposisi juga mengandung pengertian bahwa di dalam satu helai motif batik bila dilihat terasa seimbang antara kanan dan kiri serta atas dan bawah. Keseimbangan ada beberapa macam, yaitu keseimbangan simetris, asimetris, sentral, dan diagonal. Keseimbangan simetris adalah keseimbangan unsur atau objek antara kanan dan kiri sama persis. Keseimbangan asimetris adalah keseimbangan yang unsurnya tidak seimbang persis, namun bila dilihat seimbang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *