Keserasian dalam motif batik dapat kita lihat dari perpaduan warna dan persamaan unsur coraknya

Motif Batik

Keserasian dalam motif batik dapat kita lihat dari perpaduan warna dan persamaan unsur coraknya.

  • Perpaduan warna yang serasi dapat dilihat dari perpaduan warna-warna berdekatan antara warna satu dengan warna lain. Warna merupakan salah satu elemen atau unsur yang sangat penting pada batik. Warna merupakan unsur yang cukup dominan pada batik serta aspek pertama kali yang dilihat. Disamping mewakili keindahan, warna juga mengandung simbol ungkapan filosofi yang amat mendalam. Warna juga menampilkan sifat seseorang. Sifat kewanitaan dilambangkan dengan warna biru, hijau, dan ungu. Tiga dimensi warna yang diterapkan pada batik, yaitu hue, value, dan intensity. Hue berarti panas dinginnya warna, value berarti gelap dan terangnya warna serta intensity memiliki pengertian cerah dan suramnya warna.
  • Unsur corak batik memiliki unsur sama. Misalnya, jika bentuknya relung/lengkung maka dipadukan dengan unsur batik lain dengan corak lengkung. Bila motifnya dibuat geometris maka juga dipadukan dengan motif geometris.
  • Pemilihan objek motif batik dipadukan secara serasi. Misalnya, bila objek tumbuhan maka akan dipadukan dengan objek yang serasi dengan tumbuhan.
  1. Irama

Unsur pembentuk batik merupa­kan pengulangan sehingga membentuk keterpaduan objek yang menarik. Misalnya, dari kecil ke besar, dari pendek ke panjang, dari sempit ke luas, dan sebagainya.

  1. Tekstur

Tekstur berarti nilai raba dari suatu permukaan, seperti halus, kasar, lembut, dan licin. Dengan penggunaan isen-isen, dapat memberikan kesan tekstur yang menarik, seperti halus, kasar, lembut, dan licin. Tekstur adalah kasar dan halusnya permukaan yang dapat berupa tekstur nyata dan tekstur semu.

Batik dibuat melalui proses yang panjang, terutama batik klasik. Pada ba­tik klasik, batik dibuat dengan perenungan dan ritual-ritual untuk mendapatkan motif yang memiliki makna mendalam. Proses pembuatannya dilakukan dengan hati yang suci dan tulus, serta dilakukan dengan penuh kesabaran, ketelitian, ketekunan, disiplin tinggi, serta kerja keras. Nilai itulah sehingga dapat menghasilkan suatu karya yang penuh dengan estetika tinggi dan makna mendalam dalam setiap motif yang ditampilkan.

Batik juga memiliki bentuk yang sangat kompleks dan bervariasi serta memiliki tingkat kerumitan yang amat tinggi. Hal itu karena hampir semua bidang batik terisi dengan gambar yang dibuat secara sempurna. Bahkan, isen-isen batik pun sekarang ini berkembang sangat pesat dan pembuatannya memerlukan proses yang amat rumit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *